Tahun baru tidak hanya milik orang dewasa. Anak anak pun bisa diajak ikut merayakan dengan membuat resolusi versi mereka. Tidak perlu target yang berat atau aturan yang menekan, justru lewat proses sederhana ini orang tua dapat membantu anak belajar tentang tujuan, konsistensi, dan rasa bangga saat berhasil mencapainya. Mengajak anak membuat resolusi adalah kegiatan ringan yang dapat mempererat hubungan keluarga. Selain fun, proses ini mengajarkan banyak nilai positif yang bermanfaat untuk perkembangan anak.
Tips Praktis untuk Orang Tua: Cara Mengajak Anak Membuat Resolusi Tahun Baru
Kenapa Anak Perlu Diajak Membuat Resolusi?
Melatih kemandirian dan tanggung jawab kecil
Anak belajar bahwa ada hal hal yang bisa ia upayakan sendiri. Hal sederhana seperti merapikan mainan atau memilih pakaian sendiri sudah menjadi langkah awal yang berarti.
Mengenali keinginan dan minatnya
Anak punya suara, dan membiarkan mereka menentukan resolusinya sendiri membuat mereka merasa dihargai. Orang tua bisa menjadi pendamping yang memberikan arahan ringan bila diperlukan.
Belajar mencoba lagi saat gagal
Mungkin awalnya sulit, tapi dengan dukungan orang tua, anak akan merasakan kebahagiaan saat akhirnya mampu menyelesaikan target kecil mereka.
Cara Mengajak Anak Menyusun Resolusi Tahun Baru
Buat sesi ngobrol santai
Ajak anak duduk bersama sambil menikmati camilan atau setelah aktivitas bermain. Ajukan pertanyaan ringan seperti, “Kira kira apa hal seru yang ingin kamu lakukan tahun ini?” Biarkan anak bercerita dan bereksplorasi dengan ide-idenya.
Berikan contoh resolusi kecil yang mudah dilakukan
Resolusi untuk anak sebaiknya konkret dan realistis. Beberapa contoh yang bisa dicoba:
- Merapikan mainan sebelum tidur
- Membaca satu buku cerita tiap minggu
- Mencoba aktivitas baru seperti berenang atau menggambar
- Makan sayur tertentu tanpa drama
- Mengucapkan terima kasih setiap hari
Orang tua boleh membuat resolusi versi mereka agar anak melihat bahwa proses ini dilakukan bersama sama.
Visualisasikan dalam bentuk yang menyenangkan
Buat papan resolusi atau tempel di dinding kamar anak dengan kertas warna, gambar, atau checklist lucu. Visual yang menarik akan membuat anak lebih semangat memantau progresnya.
Rayakan pencapaian kecil
Tidak harus menunggu akhir tahun. Saat anak berhasil melakukan satu kebiasaan dalam beberapa hari berturut turut, beri penghargaan sederhana. Pelukan, pujian, stiker bintang, movie night, atau makan es krim bersama bisa jadi reward yang berkesan.

Contoh Resolusi Tahun Baru untuk Orang Tua dan Anak
Contoh Resolusi Tahun Baru untuk Orang Tua dan Anak:
- Orang tua: Membaca dongeng sebelum tidur
- Anak: Memilih buku yang ingin dibacakan setiap malam
- Orang tua: Mengurangi screen-time
- Anak: Menggantinya dengan aktivitas kreatif seperti mewarnai atau bermain puzzle
- Orang tua: Lebih sabar saat menemani belajar
- Anak: Review pelajaran sekolah 10 sampai 20 menit setiap hari agar lebih siap saat ulangan dan tidak sering remedial.
- Orang tua: Mengatur menu makan sehat di rumah
- Anak: Menghabiskan sayur tertentu yang sebelumnya sulit dimakan
- Orang tua: Mengajak anak bermain di luar rumah minimal sekali seminggu
- Anak: Mencoba permainan outdoor baru seperti sepeda, lempar bola, atau lari kecil
- Orang tua: Konsisten memberikan pujian positif pada perilaku baik
- Anak: Belajar mengucapkan tolong, maaf, dan terima kasih dengan lebih spontan
- Orang tua: Mengurangi marah marah dan memilih komunikasi positif
- Anak: Menyampaikan keinginan atau ketidaknyamanan dengan kata kata, bukan tantrum
- Orang tua: Menyisihkan waktu me-time untuk menjaga kesehatan mental
- Anak: Bermain mandiri 10 sampai 20 menit sehari tanpa gadget
- Orang tua: Mengurangi penggunaan gadget saat bersama keluarga
- Anak: Menyimpan tablet saat makan dan ikut ngobrol dengan keluarga
- Orang tua: Menjaga rumah tetap rapi dengan sistem sederhana
- Anak: Menaruh kembali mainan ke tempatnya setelah digunakan
Dengan resolusi yang saling mendukung, perjalanan satu tahun ke depan akan terasa lebih menyenangkan dan penuh kerja sama.
Tahun baru menjadi kesempatan indah untuk memulai kebiasaan positif bersama anak. Tidak harus sempurna, yang terpenting adalah proses dan keterlibatan orang tua di setiap langkahnya. Dengan membuat resolusi bersama, kita bukan hanya menyiapkan masa depan anak, tetapi juga menciptakan momen hangat yang akan mereka ingat saat dewasa.
Selamat membuat resolusi keluarga, semoga tahun ini penuh tawa, pelukan, dan pencapaian kecil yang berarti.
Detail isi artikel
- Kenapa Anak Perlu Diajak Membuat Resolusi?
- Cara Mengajak Anak Menyusun Resolusi Tahun Baru
- Contoh Resolusi Tahun Baru untuk Orang Tua dan Anak
Artikel Lainnya

Kanak-kanak
Waspada "Super Flu" pada Si Kecil: Apa Itu dan Bagaimana Cara Melindungi Keluarga?

Kanak-kanak
Fenomena Fatherless dan Realita Yatim Pasif: Ketika Ayah Ada, Namun Tak Hadir Sepenuhnya

Remaja
Pubertas pada Anak Laki Laki dan Perempuan: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Anak Usia SD

Kanak-kanak
Influenza A pada Anak dan Keluarga Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kanak-kanak
Tips Kembali Sekolah Setelah Liburan Tanpa Drama

Balita
Anak Sering Batuk dan Pilek? Kenali Infeksi Saluran Pernapasan pada Anak.

Kanak-kanak
Pneumonia pada Anak: Cara Mengenali Gejala dan Mencegahnya Sejak Dini

Kanak-kanak
Penting untuk Orang Tua: Langkah Aman Mencegah Anak Hilang atau Diculik di Tempat Umum