Kanak-kanak

Tips Kembali Sekolah Setelah Liburan Tanpa Drama

Ditulis oleh: Christina Holmes Diterbitkan pada 3 January 2026
Bacaan 2 menit

Liburan sekolah sering kali terasa menyenangkan sekaligus menantang ketika waktunya anak kembali ke rutinitas belajar. Jam tidur yang bergeser, pagi yang terasa berat, hingga penolakan halus untuk berangkat sekolah adalah situasi yang kerap dihadapi orang tua. Kabar baiknya, proses kembali sekolah tidak harus selalu diwarnai drama, selama dipersiapkan dengan pendekatan yang tepat. Berikut langkah yang dapat membantu Anda dan anak melewati masa transisi ini dengan lebih tenang.

image.alt

Mulai Transisi Sejak Akhir Liburan

Lakukan penyesuaian rutinitas beberapa hari sebelum sekolah dimulai. Jam tidur, waktu makan, dan aktivitas harian dapat dikembalikan secara bertahap agar tubuh dan emosi anak tidak merasa kaget. Perubahan kecil namun konsisten jauh lebih efektif dibandingkan penyesuaian mendadak.

Bangun Kembali Kebiasaan Bangun Pagi

Bangun pagi sering menjadi tantangan utama setelah liburan. Mulailah dengan memajukan jam bangun 15 hingga 30 menit setiap hari sampai mendekati jadwal sekolah. Ciptakan suasana pagi yang menyenangkan, seperti sarapan favorit atau aktivitas ringan bersama, agar anak tidak mengasosiasikan pagi hari dengan tekanan.

Libatkan Anak dalam Persiapan Sekolah

Mengajak anak menyiapkan tas, seragam, dan perlengkapan sekolah membantu membangun rasa tanggung jawab sekaligus kesiapan mental. Anak akan merasa lebih siap ketika dilibatkan, bukan sekadar diberi instruksi.

Validasi Perasaan Anak

Jika anak menunjukkan keengganan atau emosi tertentu, berikan ruang untuk mereka mengekspresikan perasaan. Mendengarkan tanpa menghakimi membantu anak merasa dipahami, sehingga lebih mudah diajak bekerja sama.

Jaga Ritme, Bukan Kesempurnaan

Hari hari awal sekolah tidak selalu berjalan mulus. Fokuslah pada konsistensi rutinitas, bukan hasil yang sempurna. Adaptasi adalah proses, dan setiap anak memiliki ritmenya sendiri.

Orang Tua Tetap Tenang

Sikap orang tua sangat memengaruhi respons anak. Ketika Anda bersikap tenang dan positif, anak akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan rutinitas.

Kembali ke sekolah setelah liburan adalah proses belajar bagi seluruh keluarga. Dengan persiapan yang bertahap, kebiasaan pagi yang dibangun perlahan, serta komunikasi yang hangat, transisi ini bisa dijalani tanpa drama berlebihan.

Artikel Lainnya

Kanak-kanak

Waspada "Super Flu" pada Si Kecil: Apa Itu dan Bagaimana Cara Melindungi Keluarga?

Kanak-kanak

Fenomena Fatherless dan Realita Yatim Pasif: Ketika Ayah Ada, Namun Tak Hadir Sepenuhnya

Remaja

Pubertas pada Anak Laki Laki dan Perempuan: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Anak Usia SD

Kanak-kanak

Influenza A pada Anak dan Keluarga Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kanak-kanak

Tips Praktis untuk Orang Tua: Cara Mengajak Anak Membuat Resolusi Tahun Baru

Balita

Anak Sering Batuk dan Pilek? Kenali Infeksi Saluran Pernapasan pada Anak.

Kanak-kanak

Pneumonia pada Anak: Cara Mengenali Gejala dan Mencegahnya Sejak Dini

Kanak-kanak

Penting untuk Orang Tua: Langkah Aman Mencegah Anak Hilang atau Diculik di Tempat Umum