Orang tua dan mertua adalah bagian dari support system atau tim inti yang ikut mendukung proses pembentukan karakter anak. Tapi sering kali ekspresi cinta kepada anak kita yang adalah cucu mereka justru membuat pola pengasuhan yang sudah Anda jalankan jadi berantakan. Apalagi budaya di Indonesia sangat memberikan ruang bagi kakek-nenek untuk intervensi dalam pola pengasuhan anak.
Lalu apa yang bisa dilakukan agar anak-anak tidak punya “pelarian” setiap kali ayah dan ibu tengah menegakkan peraturan? Dan bagaimana caranya menyampaikan kepada kakek-nenek agar tidak mengintervensi pola pengasuhan yang sudah ayah dan ibu sepakati?







