Influenza A sering kali terdengar seperti flu biasa. Namun pada anak dan keluarga virus ini bisa menimbulkan keluhan yang datang tiba tiba dan terasa lebih berat. Karena penularannya cepat penting bagi orang tua untuk mengenali tanda awalnya serta tahu kapan harus waspada dan bagaimana mencegahnya sejak dini.
Influenza A pada Anak dan Keluarga Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Apa Itu Influenza A dan Bagaimana Gejalanya?
Influenza A adalah infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh virus Influenza A dari keluarga Orthomyxoviridae. Virus ini dapat menyerang hidung tenggorokan hingga paru paru dan dikenal sebagai penyebab utama flu musiman serta wabah influenza di berbagai negara. Salah satu karakteristik Influenza A adalah kemampuannya untuk berubah atau bermutasi sehingga virus ini terus berkembang dari waktu ke waktu.
World Health Organization menjelaskan bahwa Influenza A dapat menginfeksi manusia dan hewan serta berperan besar dalam munculnya epidemi influenza musiman. Sifat virus yang mudah menular dan cepat menyebar membuat Influenza A menjadi perhatian utama dalam kesehatan masyarakat terutama pada anak anak lansia dan individu dengan daya tahan tubuh yang lebih rendah.
WHO dalam lembar fakta kesehatannya menyebutkan bahwa influenza adalah penyakit pernapasan menular yang dapat menyebabkan penyakit ringan hingga berat dan pada kondisi tertentu berujung pada komplikasi serius. Penularan dapat terjadi bahkan sebelum seseorang menyadari dirinya sakit sehingga pencegahan menjadi langkah yang sangat penting.
Penjelasan ini sejalan dengan publikasi Centers for Disease Control and Prevention yang menyatakan bahwa Influenza A merupakan tipe influenza yang paling sering dikaitkan dengan wabah karena kemampuan virus untuk berubah dan menyebar dengan cepat di komunitas.
Gejala Influenza A biasanya muncul mendadak dan dapat membuat anak atau orang dewasa merasa sangat tidak nyaman. Beberapa gejala yang umum terjadi antara lain demam tinggi yang muncul tiba tiba badan menggigil batuk pilek atau hidung tersumbat sakit tenggorokan nyeri otot dan sendi sakit kepala serta rasa lelah yang berlebihan.
Pada sebagian anak Influenza A juga bisa disertai mual muntah atau nafsu makan menurun. Jika anak tampak lemas tidak aktif seperti biasa atau sulit minum orang tua perlu memberi perhatian ekstra.
Saat anggota keluarga mulai menunjukkan gejala flu orang tua dapat melakukan periksa mandiri sederhana di rumah. Perhatikan suhu tubuh terutama bila demam mencapai atau melebihi 38 derajat Celsius. Amati pola napas apakah anak bernapas lebih cepat atau tampak sesak. Perhatikan juga kondisi umum anak apakah masih mau bermain makan dan minum.
Jika demam tidak turun setelah beberapa hari batuk semakin berat atau anak terlihat sangat lemas sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis. Pemeriksaan lebih lanjut penting terutama bagi anak balita lansia ibu hamil atau anggota keluarga dengan kondisi kesehatan tertentu.

Perbedaan Influenza A dengan Jenis Influenza Lain
Tidak semua influenza disebabkan oleh virus yang sama. Secara umum influenza dibagi menjadi beberapa jenis yaitu Influenza A B dan C. Influenza A dikenal sebagai jenis yang paling mudah menular dan paling sering menyebabkan wabah flu musiman. Virus ini juga memiliki kemampuan bermutasi dengan cepat sehingga dapat memunculkan varian baru dari waktu ke waktu.
Influenza B biasanya menular antar manusia dan cenderung menyebabkan gejala yang lebih ringan dibanding Influenza A meskipun tetap bisa berisiko pada anak dan lansia. Sementara itu Influenza C umumnya menimbulkan gejala ringan menyerupai pilek biasa dan jarang menyebabkan komplikasi serius.
Karena karakteristiknya tersebut Influenza A lebih sering menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan dan vaksinasi tahunan.
Influenza A disebabkan oleh infeksi virus Influenza A yang masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan. Penularan paling sering terjadi melalui percikan droplet saat seseorang yang terinfeksi batuk bersin atau berbicara. Virus juga dapat berpindah melalui tangan atau permukaan benda yang terkontaminasi lalu masuk ke tubuh ketika seseorang menyentuh hidung mulut atau mata.
Lingkungan yang padat perubahan cuaca daya tahan tubuh yang menurun serta kebiasaan mencuci tangan yang kurang baik dapat meningkatkan risiko penularan. Pada anak anak aktivitas di sekolah atau tempat bermain juga membuat virus lebih mudah menyebar.
Tips Mencegah Influenza A
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan sehari hari untuk melindungi keluarga dari Influenza A.
Vaksinasi flu tahunan menjadi salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko tertular influenza dan mencegah komplikasi. World Health Organization menyatakan bahwa vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah influenza terutama pada kelompok rentan.
Selain itu biasakan mencuci tangan dengan sabun secara rutin terutama setelah beraktivitas di luar rumah. Ajarkan anak menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu atau siku bagian dalam. Hindari berbagi alat makan minum dan usahakan menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit.
Pola hidup sehat juga berperan penting. Pastikan anak cukup tidur mengonsumsi makanan bergizi minum air yang cukup dan tetap aktif bergerak sesuai usianya. Jika anak sedang tidak enak badan sebaiknya beristirahat di rumah agar tidak menularkan ke orang lain.
Influenza A memang umum terjadi namun tidak boleh dianggap sepele. Dengan mengenali gejala sejak awal melakukan periksa mandiri dan menerapkan langkah pencegahan sederhana orang tua dapat membantu melindungi kesehatan anak dan seluruh keluarga.
Detail isi artikel
- Apa Itu Influenza A dan Bagaimana Gejalanya?
- Perbedaan Influenza A dengan Jenis Influenza Lain
- Tips Mencegah Influenza A
Artikel Lainnya

Kanak-kanak
Waspada "Super Flu" pada Si Kecil: Apa Itu dan Bagaimana Cara Melindungi Keluarga?

Kanak-kanak
Fenomena Fatherless dan Realita Yatim Pasif: Ketika Ayah Ada, Namun Tak Hadir Sepenuhnya

Remaja
Pubertas pada Anak Laki Laki dan Perempuan: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Anak Usia SD

Kanak-kanak
Tips Kembali Sekolah Setelah Liburan Tanpa Drama

Kanak-kanak
Tips Praktis untuk Orang Tua: Cara Mengajak Anak Membuat Resolusi Tahun Baru

Balita
Anak Sering Batuk dan Pilek? Kenali Infeksi Saluran Pernapasan pada Anak.

Kanak-kanak
Pneumonia pada Anak: Cara Mengenali Gejala dan Mencegahnya Sejak Dini

Kanak-kanak
Penting untuk Orang Tua: Langkah Aman Mencegah Anak Hilang atau Diculik di Tempat Umum