Hubungan antara orangtua dan anak tidak pernah benar benar sederhana. Ada fase ketika percakapan terasa canggung, emosi sulit diungkapkan, dan jarak perlahan terbentuk tanpa disadari. Namun di sela sela itu, selalu ada momen kecil yang menghangatkan, tawa spontan, keheningan yang bermakna, atau pelukan yang datang terlambat tetapi tetap berarti.
Nuansa itulah yang terasa begitu dekat dalam Suka Duka Tawa, film terbaru persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image yang tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Januari 2026. Film ini tidak berusaha menghadirkan keluarga yang ideal, melainkan keluarga yang nyata, dengan konflik, kesalahan, dan upaya untuk saling memahami satu sama lain.
Disutradarai oleh Aco Tenriyagelli, Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan Tawa, diperankan oleh Rachel Amanda, dalam relasinya dengan sang ayah, Keset yang diperankan Teuku Rifnu Wikana, dan ibunya, Cantik yang diperankan Marissa Anita. Hubungan ketiganya dibangun lewat detail detail emosional yang sering luput dibicarakan dalam kehidupan sehari hari, mulai dari rasa bersalah orang tua, luka yang disimpan anak, hingga keinginan sederhana untuk dimengerti.












