Kasus penculikan Bilqis, anak berusia empat tahun di Makassar yang sempat menghilang dan kemudian ditemukan setelah dijual oleh jaringan perdagangan anak, baru-baru ini mengguncang masyarakat. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua bahwa keamanan anak di tempat umum tidak boleh disepelekan, bahkan dalam suasana yang terlihat aman sekalipun.
Mengajak si kecil ke tempat umum memang bisa menjadi momen berkesan, penuh tawa, rasa ingin tahu, dan kebersamaan. Namun di balik keceriaan itu, orang tua perlu menyiapkan strategi khusus untuk menjaga keamanan anak selama berada di tempat umum.
Apakah Anda pernah mengalami momen ketika si kecil tiba-tiba menghilang dari pandangan? Meskipun hanya beberapa detik, rasa panik tentu sulit dihindari. Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sesuatu yang jelas tidak diinginkan oleh siapa pun.
Mengajak anak ke tempat seperti mal, taman bermain, atau bandara merupakan tantangan tersendiri. Anak-anak yang sedang aktif dan rasa ingin tahunya besar cenderung mudah terdistraksi oleh hal-hal menarik di sekitar mereka. Hal ini wajar sesuai dengan tahapan perkembangan anak, di mana fokus mereka masih terbatas dan mudah teralihkan.
Namun bukan berarti orang tua tidak bisa menikmati momen ini dengan tenang. Dengan strategi yang tepat, Anda tetap dapat menjaga keamanan si kecil sekaligus menikmati waktu berkualitas bersama mereka. Simak beberapa tips berikut agar bepergian bersama anak tetap aman dan menyenangkan.








