Bantu anak berlatih dengan gestur dasar: bahu tegap, pandangan mata lurus, dan nada suara datar tanpa emosi berlebih.
Simulasi 1: Diusir atau Disuruh Pergi
- Situasi: Teman berkata, "Pergi sana!"
- Respon: "Oke, aku kasih kamu ruang." (Lalu pergi dengan tenang).
Simulasi 2: Dikucilkan
- Situasi: Teman berkata, "Gak ada yang suka sama kamu!"
- Respon: "Itu gak benar. Aku punya orang-orang yang peduli sama aku (Mama dan Papa)." (Tatap mata lawan bicara dengan yakin).
Simulasi 3: Ejekan Intelektual
- Situasi: Teman berkata, "Kamu bodoh banget!"
- Respon: "Gak baik ngomong gitu. Aku masih belajar, dan itu wajar."
Simulasi 4: Ejekan Penampilan
- Situasi: Teman berkata, "Sepatu kamu jelek banget!"
- Respon: "Oh ya? Tapi aku suka kok." (Lalu kembali melanjutkan aktivitas tanpa beban).
Simulasi 5: Penolakan Diajak Main
- Situasi: Teman berkata, "Aku lagi gak mau main sama kamu!"
- Respon: "Oke, gak apa-apa. Aku main sama yang lain aja ya." (Berbalik mencari permainan atau teman lain).
Simulasi 6: Ejekan Berulang
- Situasi: Teman berkata, "Kamu lambat banget, gak usah ikut main!"
- Respon: "Aku gak suka kamu bicara seperti itu. Bicara yang sopan kalau mau main bareng." (Tatap mata lawan bicara).
Simulasi 7: Pelabelan Negatif
- Situasi: Teman berkata, "Kamu kok penakut banget sih?"
- Respon: "Memangnya kenapa kalau aku mau hati-hati?"
Simulasi 8: Kritik Kemampuan
- Situasi: Teman berkata, "Nilai kamu jelek banget, gitu aja gak bisa!"
- Respon: "Iya nih, nanti aku belajar lagi biar makin jago." (Senyum santai).
Simulasi 9: Provokasi Berlebihan
- Situasi: Teman terus-menerus memprovokasi tanpa henti.
- Respon: (Tatap mata lawan bicara selama 2 detik tanpa senyum, tarik napas tenang, balik badan lalu pergi).
Simulasi 10: Ejekan Fisik Konyol
- Situasi: Teman berkata, "Dahi kamu lebar banget kayak lapangan!"
- Respon: "Iya nih, biar makin lega buat mikir!" (Tertawa santai).
Simulasi 11: Bisik-Bisik & Pengucilan
- Situasi: Teman berbisik-bisik sambil menunjuk ke arah anak.
- Respon: "Kalau ada yang mau disampaikan, bilang langsung ke aku aja ya."
Simulasi 12: Meremehkan Karya/Hobi
- Situasi: Teman berkata, "Gambar kamu aneh banget bentuknya!"
- Respon: "Gak apa-apa, yang penting aku senang buatnya." (Tetap melanjutkan gambarnya).
Simulasi 13: Pemaksaan & Pelabelan
- Situasi: Teman berkata, "Kalau gak bagi bekalmu, kamu pelit!"
- Respon: "Berbagi itu kalau mau, bukan dipaksa. Hari ini aku mau makan bekalku sendiri."
Simulasi 14: Ejekan Memanggil Nama Orang Tua
- Situasi: Teman mengejek dengan memanggil anak menggunakan nama ayah/ibunya secara bernada meledek.
- Respon: "Namaku [Nama Anak]. Tolong panggil pakai namaku sendiri, bukan nama orang tuaku."
Simulasi 15: Ancaman Ringan
- Situasi: Teman berkata, "Awas ya kalau kamu bilang guru!"
- Respon: "Kalau kamu terus ganggu, aku akan lapor supaya kita berdua sama-sama tenang." (Jika berlanjut, segera ajarkan anak melapor ke guru/orang dewasa terdekat).
Simulasi 16: Ejekan Barang Kepunyaan
- Situasi: Teman berkata, "Kotak makanan kamu jelek/kuno banget!"
- Respon: "Ini pilihan aku dan aku suka karakternya. Lagipula kita kan harusnya saling hargai, aku aja gak pernah ngejek barang-barang kamu."