Kesehatan & Kecantikan

KLB Campak 2026: Orang Dewasa dan Lansia Kini Disarankan Vaksinasi Campak

Ditulis oleh: Christina Holmes Diterbitkan pada 9 April 2026
Bacaan 4 menit

Memasuki tahun 2026, Indonesia menghadapi tantangan kesehatan yang memerlukan perhatian serius, yaitu munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di berbagai wilayah. Jika selama ini campak sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang anak-anak, situasi saat ini menuntut kewaspadaan dari kita semua, termasuk kelompok usia dewasa dan lanjut usia (lansia).

Menanggapi kondisi darurat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah resmi memperluas izin penggunaan vaksin campak untuk kelompok usia dewasa. Keputusan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat benteng pertahanan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya kasus penularan.

Berdasarkan rilis resmi terbaru, BPOM telah memberikan persetujuan perluasan indikasi untuk Vaksin Campak (Live Attenuated). Jika sebelumnya vaksin ini diutamakan untuk program imunisasi dasar anak, kini orang dewasa hingga orang tua dapat menerima vaksin tersebut guna memicu kembali pembentukan antibodi. Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi mendalam terhadap keamanan dan khasiat vaksin dalam menghadapi risiko infeksi pada orang dewasa selama masa KLB 2026 berlangsung.

Mengapa Orang Dewasa dan Orang Tua Perlu Divaksin?

Mungkin Anda merasa sudah cukup terlindungi karena pernah mendapatkan vaksinasi saat masih kecil. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan adanya fenomena penurunan kadar antibodi seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat orang dewasa kembali rentan terhadap infeksi.

Selain itu, gejala campak pada orang dewasa sering kali jauh lebih berat dibandingkan pada anak-anak. Risiko komplikasi serius seperti infeksi paru-paru (pneumonia) hingga peradangan otak menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi. Dengan mendapatkan vaksinasi, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga ikut serta memutus rantai penularan di lingkungan keluarga, sehingga anggota keluarga lain yang lebih rentan tetap terjaga.

Dalam upaya pengendalian wabah yang efektif, pemerintah telah menetapkan beberapa kelompok masyarakat yang menjadi prioritas utama. Tenaga kesehatan berada di urutan terdepan karena risiko paparan yang sangat tinggi saat memberikan pelayanan medis. Perlindungan bagi mereka sangat krusial agar sistem kesehatan tetap berfungsi optimal selama masa KLB.

Selanjutnya, perhatian khusus diberikan kepada para pelaku perjalanan luar negeri. Mobilitas antarnegara yang tinggi berisiko membawa masuk atau menyebarkan varian virus baru, sehingga vaksinasi menjadi syarat perlindungan yang sangat dianjurkan. Selain itu, orang tua dan lansia juga masuk dalam prioritas karena faktor penurunan imunitas alami yang membuat mereka lebih mudah mengalami komplikasi berat jika terinfeksi virus campak. Bagi Anda yang tinggal atau sering berinteraksi dengan penderita campak, vaksinasi ini menjadi langkah preventif paling efektif yang bisa diambil saat ini.

image.alt

Sumber Foto : Sumber: Instagram BPOM RI

3 Pilihan Vaksin Campak untuk Dewasa

Berdasarkan data resmi BPOM, saat ini telah tersedia tiga pilihan vaksin yang telah diperluas izin penggunaannya untuk kategori dewasa guna memperkuat pengendalian KLB 2026:

  1. Vaksin Campak dan Rubella (Bio Farma): Vaksin produksi dalam negeri yang bekerja sama dengan Serum Institute of India ini kini telah diperluas indikasi penggunaannya. Jika sebelumnya hanya untuk anak-anak, kini vaksin ini resmi dapat diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang masuk dalam kategori berisiko tinggi selama masa wabah.
  2. Vaksin Priorix (GlaxoSmithKline): Bagi Anda yang membutuhkan perlindungan praktis, vaksin ini telah mengantongi izin edar baik untuk kategori anak mulai usia 9 bulan maupun dewasa. Vaksin ini menjadi salah satu opsi utama di berbagai fasilitas kesehatan untuk mengejar ketertinggalan imunisasi pada orang dewasa.
  3. Vaksin Measles, Mumps, & Rubella II (Merck Sharp & Dohme): Pilihan ketiga ini memberikan perlindungan lebih luas tidak hanya terhadap campak, tetapi juga gondongan (mumps) dan rubella. BPOM telah memastikan keamanan vaksin ini untuk digunakan oleh kelompok dewasa serta anak-anak di atas usia 12 bulan.

Prosedur Pendaftaran Vaksinasi Campak Dewasa

Bagi Anda yang ingin mendapatkan vaksinasi ini, pemerintah telah mempermudah akses pendaftaran melalui langkah-langkah berikut:


  1. Melalui Aplikasi SATUSEHAT: Anda dapat mengecek ketersediaan stok vaksin dan jadwal layanan di fasilitas kesehatan terdekat melalui aplikasi SATUSEHAT. Pastikan data profil Anda sudah terverifikasi untuk mempercepat proses.
  2. Pendaftaran Mandiri di Puskesmas: Anda bisa langsung datang ke Puskesmas sesuai domisili dengan membawa KTP asli. Petugas akan melakukan pengecekan NIK untuk melihat riwayat imunisasi Anda.
  3. Melalui Fasilitas Kesehatan Swasta: Beberapa rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan juga melayani vaksinasi ini. Disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui kanal layanan pelanggan rumah sakit tersebut.
  4. Tahap Skrining: Sebelum disuntik, Anda akan menjalani skrining singkat oleh petugas medis. Pastikan Anda memberikan informasi yang jujur mengenai kondisi kesehatan terkini, riwayat alergi, atau obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Anda tidak perlu merasa khawatir mengenai aspek keamanan. BPOM memastikan bahwa vaksin campak untuk dewasa telah melalui prosedur pengujian yang ketat. Efek samping yang mungkin muncul umumnya bersifat ringan dan merupakan reaksi normal tubuh saat membangun kekebalan, seperti nyeri ringan di area suntikan atau demam yang biasanya akan mereda dalam satu hingga dua hari.

Mari kita bertindak responsif dan bijak dalam menghadapi KLB ini. "Dengan adanya persetujuan ini, diharapkan upaya pencegahan campak di Indonesia dapat semakin diperkuat, tidak hanya pada anak-anak, tapi juga pada populasi dewasa, khususnya tenaga kesehatan dan kelompok berisiko lainnya," ujar Taruna Ikrar, Kepala BPOM RI. Dengan perlindungan yang tepat, Anda tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga memberikan rasa aman bagi orang-orang tua dan seluruh anggota keluarga tercinta di rumah.

Artikel Lainnya

Hubungan

Ketemu Siapa Tahun Ini? Mengenal 7 Tipe Ibu yang Sering Muncul di Silaturahmi Lebaran

Karier & Keuangan

Ibu Rumah Tangga Kini Bisa Memiliki BPJS Ketenagakerjaan, Simak Alur Pendaftaran BPJS untuk Ibu Rumah Tangga!

Hubungan

Rahasia Harmoni Keluarga: Mengintip Kecocokan Shio Antara Ayah, Ibu, dan si Kecil

Kesehatan Mental

Mengenali Istilah Child Grooming dari Buku 'Broken Strings' Karya Aurelie Moeremans

Kesehatan & Kecantikan

Tas Siaga Bencana untuk Keluarga Ini Daftar Wajib yang Harus Anda Siapkan Sejak Sekarang

Hubungan

Di Balik Ramainya Drama Perceraian, Ini Cara Membangun Co-Parenting yang Sehat

Perencana Pendidikan

Tanyakan 5 Hal Ini Saat Mengunjungi Calon Sekolah Anak

Hubungan

Tips Parenting: Cara Membantu Anak yang Punya Saudara Berkebutuhan Khusus agar Tetap Percaya Diri