Gempita Piala Dunia 2026 baru saja usai dan atmosfer sepak bola masih sangat terasa di mana-mana. Di tengah obrolan seru tentang taktik lapangan dan lahirnya juara baru, kita pasti sering teringat dengan sosok legendaris pemilik nomor punggung 10, Lionel Messi. Namun, tahukah Anda kalau di balik kelincahannya yang luar biasa, Messi punya cerita perjuangan medis yang mengharukan saat kecil?
Saat berusia 10 tahun, Messi didiagnosis mengalami Growth Hormone Deficiency (GHD) alias kekurangan hormon pertumbuhan. Karena tubuhnya dianggap terlalu kecil, beberapa pelatih sempat meragukan kemampuannya di lapangan. Beruntung, sang nenek, Celia, terus memohon agar cucunya diberi kesempatan bermain karena yakin ukuran tubuh tidak menentukan besarnya bakat seseorang. Biaya pengobatan GHD ini sangat mahal hingga sempat sulit dijangkau oleh keluarganya. Perubahan besar terjadi beberapa tahun kemudian saat bakatnya menarik perhatian Carles Rexach, Direktur Olahraga FC Barcelona, yang kemudian bersedia menanggung biaya terapi hormon Messi dan membawanya pindah ke Spanyol.










